Sesudah PHK 1.300 Karyawan, GoTo Akan Divestasi Saham

Sesudah PHK 1.300 Karyawan, GoTo Akan Divestasi Saham

PT GoTo Gojek Tokopdia Tbk. merencanakan mendivestasikan sahamnya sesudah perusahaan itu lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 1.300 karyawan. Gagasan itu dikatakan Direktur Utama Group GoTo Andre Soelistyo dalam konferensi calls GoTo, kemarin.

“Misalkan, kami sudah disiplin dengan divestasi karena kami terus mengevaluasi kesempatan divestasi dari portofolio asset tidak lancar kami,” kata Andre seperti diambil dari Usaha Indonesia.

Emiten teknologi itu sedang mengevaluasi kesempatan untuk tingkatkan status neraca perseroan. Dengan margin kontributor yang tumbuh, GoTo ada dalam status yang kuat untuk percepat pembalikan performa keuangan pada sebuah atau dua kwartal kedepan.

Minggu kemarin, GoTo umumkan kurangi karyawan sekitaran 12 % yang berpengaruh pada PHK 1.300 orang. GoTo mengenali keseluruhan penghematan biaya dari efektivitas, baik karyawan atau biaya yang lain, akan kurangi sekitaran 14-16 % biaya operasional perusahaan.

Andre meneruskan, mayoritas penghematan biaya ini akan kelihatan pada kwartal I 2023 dan pada kuartal-kuartal seterusnya. Adapun GoTo menyaksikan semua efektivitas yang sudah dilakukan itu dapat memotong rerata kontan burn 13 % tiap bulannya.

“Kami akan meneruskan pendekatan disiplin kami untuk pembaruan bakar uang, dan kami terus akan mengevaluasi kesempatan untuk tingkatkan neraca kami,” sebut Andre.

 

See also  Tsunami PHK Hajar Industri Garmen Cs, Makanan Minuman Aman?

Check Also

Kepopuleran Prabowo Subianto Turun, Ini Keterangan Gerindra

Kepopuleran Prabowo Subianto Turun, Ini Keterangan Gerindra Beberapa instansi survei nasional mengatakan kepopuleran capres (calon …