Keterangan Disbudpar Lebak masalah 4 Masyarakat Tertimbun Longsong di Dusun Wisata

Keterangan Disbudpar Lebak masalah 4 Masyarakat Tertimbun Longsong di Dusun Wisata

Pembangunan jalan ke arah tempat wisata di Dusun Citorek tengah, Cibeber, Lebak, Banten, longsor dan menumpuk empat orang masyarakat. Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak membuka suara berkaitan ini.
Kepala Disbudpar Imam Rismahayadin menjelaskan, pembangunan jalan itu bukan wewenang pihaknya. Disbudpar sedang membuat fasilitas prasana pendukung tempat wisata tetapi lokasinya berada di Dusun Citorek Timur persisnya di muka gerbang Wewengkon Kasepuhan Citorek.

“Peristiwanya di Citorek tengah (longsor), jika kita aktivitas pariwisata di Citorek Timur, cocok di pintu masuk (Wewengkon Kasepuhan Citorek)” kata Imam diminta info.

“Tidak ada pembangunan jalan pariwisata, kita mah membuat fasilitas prasarana lain,” tambahnya.

Kata Imam, Dusun Citorek jadi dusun wisata, salah satunya pendukung Geopark Bayah Dome. Disbudpar sendiri sedang membuat fasilitas prasarana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata 2022 sebesar Rp 7,4 Miliar untuk 8 paket aktivitas.

8 paket aktivitas itu ibarat parkir, turist information center (TIC), musala, toilet, gazebo, lanskap, toko cendramata, dan yang lain. Tugas ini telah jalan dari bulan Agustus kemarin.

“Itu dusun wisata, yang masuk Geopark Gunung Luhur, Negeri di Atas Awan, ini (sedang dibangun) pendukungnya . Maka kelak cocok gerbang wewengkon buat ada tempat parkir, toko cendramata, musala, sarana saja di sana . Maka orang saat sebelum masuk ke situ (wisata) transit di sana, baru jika ingin ke Gunung Luhur, Gunung Kendeng, Citorek tengah, ke mana saja object yang berada di Citorek gunakan angkutan lokal,” katanya.

Di Citorek tengah, kata Imam, bakal ada usaha tani berbentuk perkebunan buah yang jadi mendukung pariwisata. Tetapi, tugas jalan dan perkebunannya tidak di parisiwata.

See also  NU DKI Protes Dana Hibah 'Cuma' Rp 4 Miliar, PDIP: Itu Saran Zaman Pak Anies Baswedan

“Iya bisa saja wisata pendukung. Promo-nya berada di kami tetapi pengendaliannya bukan,” ujarnya.

Awalnya, empat masyarakat Dusun Citorek tengah, Cibeber, Lebak, Banten, tertimbun tanah longsor. Dua salah satunya meninggal.

“Status Gunung Keneng itu kembali ada project pembukaan akses jalan. Masyarakat turut dalam penyelesaiannya, iya ngambilin tras jika bahasa orang sini mah. Pasir sama tanah gitu, iya (material membuat jalan),” kata saksi mata yang disebut masyarakat di tempat Uyok Suwirya¬†lewat jaringan telepon.

 

Check Also

Kepopuleran Prabowo Subianto Turun, Ini Keterangan Gerindra

Kepopuleran Prabowo Subianto Turun, Ini Keterangan Gerindra Beberapa instansi survei nasional mengatakan kepopuleran capres (calon …